SD Sekolah Harapan Bangsa Modernhill memiliki siswa/i yang terdiri dari berbagai macam latar belakang yang berbeda-beda, baik dari suku, budaya maupun agama. Dengan latar belakang yang berbeda-beda itu, siswa/i Sekolah Harapan Bangsa belajar saling hormat menghormati dan menerima perbedaan yang ada. Dengan perbedaan tersebut, siswa/i juga berlatih untuk bersikap toleransi terhadap sesama. Selain itu, dengan kegiatan ini SD Harapan Bangsa juga mempersiapkan siswa/i-nya untuk lebih mengembangkan sikap kerohanian dan meningkatkan keimanan mereka. Kegiatan Faith Day ini dilakukan dengan mengajak seluruh siswa/i untuk melaksanakan upacara/ibadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Seluruh siswa/i bergabung dengan siswa lain berdasarkan agamanya masing-masing untuk melakukan kegiatan kerohanian bersama dengan didampingi oleh para guru.
Kegiatan Faith Day tahun ini mengambil tema “Toleransi Membuat Hidup Lebih Indah” Kegiatan diawali dengan semua siswa berkumpul bersama di hall untuk menyaksikan pertunjukan dari masing-masing agama. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta akan keragaman agama dan budaya serta toleransi terhadap agama lain. Setelah pertunjukan dari masing-masing agama selesai, acara dilanjutkan dengan mengikuti ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Sebagai contoh, siswa/i Muslim melakukan ibadah Shalat Sunah Dhuha dan Tausiyah bersama yang dipimpin oleh Umi Kiky. Siswa/i yang beragama Kristen dan Katolik mengikuti Ibadah Perayaan Paskah bersama yang dilanjutkan dengan kegiatan menghias dan mewarnai telur Paskah. Siswa/i yang beragama Hindu melakukan sembahyang di Pura Amrta Jati Cinere untuk memohon keselamatan, kesehatan dan kedamaian bagi alam semesta. Siswa/i yang beragama Buddha beribadah ke Vihara Avalokitesvara yang berada di Pondok Cabe. Mereka melakukan pengenalan tentang ruang Kuti Dhammasala, di ruang perpustakaan melakukan Puja Bakti, memberi dana makan siang kepada bhikkhu untuk menguatkan iman siswa dan terakhir ditutup dengan foto bersama.




WhatsApp us