Dalam rangka memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dan memahami tentang sejarah, budaya, dan ilmu pegetahuan maka siswa-siswi Sekolah Harapan Bangsa kelas 5 dan 6 pada 29 Mei 2026 mengunjungi museum. Adapun museum yang kami kunjungi yaitu Museum Jakarta, Museum Wayang, dan Museum Cadra Naya. Sampai tujuan, kami didampingi tour leader.
Museum Sejarah Jakarta terletak di Kota Tua. Gedung ini dulunya Balai Kota Batavia, yang dibangun pada tahun 1707 jaman Belanda sebagai pusat pemerintahan VOC. Arsitekturnya gaya Belanda klasik, pernah menjadi penjara bawah tanah. Setelah Indonesia merdeka, gedung ini berganti fungsi menjadi museum.
Museum Wayang terletak di area Kota Tua. Gedung ini dulunya Gereja Belanda. Waktu Jepang masuk 1942, gereja ditutup dan dipakai jadi gudang. Tahun 1975, gedung ini direnovasi dan resmi jadi Museum Wayang, dibuka 13 Agustus 1975. Isi koleksi wayang dari seluruh Indonesia yaitu wayang kulit, wayang golek, wayang klitik, plus wayang dari negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
Museum Candra Naya. Museum ini ada di daerah Glodok. Jakarta Barat. Musium ini adalah museum Tionghoa-Indonesia. Awal mulanya bangunan ini dulunya rumah kediaman Khow Tjoan Sioe. Salah satu kapten Tionghoa Batavia paling kaya zaman Belanda, dibangun akhir 1800-an. Rumah ini khas banget, gabungan arsitektur Tionghoa, Eropa, dan Jawa. Ada taman, kolam, ukiran kayu jati. Isi Museum Candra Naya adalah koleksi Sejarah Tionghoa di Indonesia, foto-foto lama, benda budaya dan kisah asimilasi.
Kegiatan kunjugan ke museum berakhir di museum Candra Naya dan kami pun menikmati makan siang di museum ini. Akhirnya kami kembali memasuki bus sesuai group yang sudah ditentukan. Anak-anak tampak senang dan menikmati belajar dan sekaligus rekreasi di museum.
WhatsApp us