[:en]
On the 16th of November 2016, Harapan Bangsa High School joined a mandarin debate competition which was held in Kartika Chandra Hotel. There were 4 teams which joined the competition. There were Bunda Mulia University, Al-Azhar University, Bina Bangsa School, and also Harapan Bangsa High School. The team is consisted of 2 main speakers and also a maximum of 20 supporters. Harapan Bangsa High School sent 19 people to go and join the competition.
On that day, there was also a university exhibition. The exhibition was filled with many known universities from China. There was also a seminar about the universities which we can attend for free. While waiting for the competition to start, we all walked around and visited each booths. We received a lot of brochures and also little souvenirs from the booth.
The debate competition started at 14.00 and went on for around 2 hours. We all felt really nervous and the debate was really tense. Everyone looked serious and gave their best in pointing out their arguments and materials. At the end of the competition, everyone shook hands and said thank you with a smile.
The result was annouced on the same day and it only took 30 minutes for the judges to decide the winner. Unexpectedly, Harapan Bangsa High School won first place. We all felt very happy and proud because what we achieved was far beyond our expectations. The debate competition became an unforgetable experience for each of us. We met many people with great Mandarin skills and we also learnt a lot while we were preparing for the debate materials. Since we wouldn’t know what others might prepare to question our arguments, we studied our materials in many different perspectives which opened up our mind a lot and gained many new informations. We really think that our hardwork pays off. Last but not leasat, we would like to thank Likai Lao Shi who has helped and guided us throughout the preparation and also the school who has given us this opportunity. We will never stop learning and will keep on doing our best ![:zh]
2016年11月16日(周三),民望学校(SHB3)高中部的19位学生前往Hotel Kartika Chandra(Kuningan, Jakarta,参加由中华人民共和国驻印尼大使馆协办的第13届中国留学教育展辩论大赛。参加此次比赛的共有4支队伍,分别是Universitas Bunda Mulia大学中文系、Universitas Al-Azhar大学中文系、Sekolah Bina Bangsa培民学校高中部以及Sekolah Harapan Bangsa高中部。代表民望学校出战的是一辩Rachel Djohan(12IPA2),二辩Henry Sjoetio(12IPA1)以及17位有一定汉语水平的高中部支持者。
通过2个小时的激烈辩论,民望学校最终以最高分夺得了此次辩论赛的第一名,不可思议地战胜了两支大学中文系的队伍,以及另一支高中队伍。并被来自中国的评委们连连夸赞。
值得一提地是,此次比赛为首届中文辩论比赛,民望学校的学生们通过自己的努力和勤奋,为学校及自己取得了荣誉,真让人感到骄傲和自豪![:id]
Pada tanggal 16 November 2016, SMA Harapan Bangsa mengikuti lomba debat mandarin yang diadakan di Hotel Kartika Chandra di Kuningan, Jakarta. Terdapat 4 tim peserta yang ikut berpartisipasi dalam lomba debat tersebut, yaitu Universitas Bunda Mulia, Universitas Al-Azhar, Sekolah Bina Bangsa, dan juga SMA Harapan Bangsa. Untuk setiap tim, terdapat 2 pembicara inti dan juga sekitar 20 supporter yang harus hadir sebagai tim pendukung. Maka pada hari itu, terdapat 19 siswa dari SMA Harapan Bangsa yang berangkat untuk berlomba.
Pada hari itu, selain diselenggarakannya lomba debat, juga terdapat pameran yang berisi stand-stand dari beberapa universias China yang dapat dikunjungi. Di sana juga terdapat seminar mengenai perguruan tinggi yang terdapat di pameran tersebut. Karena itu, sebelum lomba dimulai, kami semua pun mengunjungi stand-stand dan bertanya-tanya mengenai universitas yang bersangkutan.
Lomba dimulai pada sekitar pukul 14.00 dan berlangsung selama sekitar 2 jam. Kami semua merasa sangat gugup dan perdebatan berjalan dengan sangat menegangkan. Semua perserta terlihat serius dalam mengungkapkan argumen dan pendapatnya. Pada akhir lomba, para peserta pun bersalaman dan mengucapkan terima kasih.
Pengumuman lomba diberitahukan pada hari yang sama, sekitar 30 menit setelah lomba selesai. SMA Harapan Bangsa pun berhasil meraih juara satu. Kami semua merasa sangat senang dan juga bangga karena hasil yang kami dapat jauh dari apa yang kami ekspektasikan. Lomba debat mandarin ini merupakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan, karena kami dapat bertemu dengan banyak orang yang mempunyai kemampuan berbicara Mandarin yang baik dan kami pun dapat belajar banyak selama kami mempersiapakan materi debat dan juga pada saat kami berdebat. Pengetahuan kami meluas dan dengan mempersiapkan materi debat ini, pemikiran kami dapat dibuka karena kami harus berpikir dari berbagai sudut pandang sebagai bahan argument kami. Kami merasa bahwa usaha yang kami lakukan untuk memberikan yang terbaik pada saat lomba dibayar dengan hasil yang kami peroleh. Kami berterima kasih kepada Likai Lao Shi yang telah membimbing kami dan juga sekolah yang telah memberikan kesempatan ini kepada kami. Kami tidak akan berhenti belajar dan terus melakukan yang terbaik ![:]
WhatsApp us