Program Adiwiyata dilaksanakan pada Selasa, 3 Desember 2024 hingga Jumat, 6 Desember 2024, di Sekolah Harapan Bangsa. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa melalui berbagai aktivitas kreatif, kolaboratif, dan edukatif. Sebanyak 199 siswa dari kelas 7 hingga 12 berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rangkaian kegiatan meliputi pembuatan poster, penulisan pantun bertema konservasi, pembuatan pot dari botol daur ulang, pembuatan papan mading, penyusunan kesepakatan kelas, aktivitas biopori, pengecatan tempat sampah, penanaman tanaman hijau, pembuatan label tanaman, dan sesi refleksi. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam menerapkan pendidikan lingkungan di sekolah. Selain itu, program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami peran penting individu dalam menjaga lingkungan sekitarnya. Program Adiwiyata juga bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Pada hari Selasa, kegiatan dimulai dengan pembuatan poster bertema konservasi air dan energi menggunakan Canva, dilanjutkan dengan penulisan pantun kreatif tentang konservasi. Setiap kelas dibagi menjadi tim yang bekerja sama untuk menghasilkan desain poster terbaik. Siswa juga membuat pot menggunakan botol Aqua atau Cleo 1,5 liter, yang dihias dan dilubangi untuk drainase. Aktivitas ini mendorong kreativitas siswa sekaligus mempromosikan penggunaan ulang bahan daur ulang untuk mengurangi limbah. Poster dinilai berdasarkan kreativitas, relevansi tema, dan daya tarik visual, sedangkan pantun ditempel di lokasi strategis seperti di dekat dispenser air dan stopkontak listrik untuk mengingatkan seluruh komunitas sekolah. Pembuatan pot dari botol bekas menekankan prinsip mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang, yang menjadi dasar praktik keberlanjutan.
Pada hari Rabu, siswa mengerjakan papan mading bertema lingkungan yang berisi struktur kelas dan informasi kebersihan. Dengan menggunakan bahan daur ulang, mereka mengatur dan menghias papan untuk menyampaikan pesan penting tentang perawatan lingkungan. Setiap tim berkolaborasi dengan penuh antusias dalam mengembangkan ide-ide kreatif, menghasilkan papan mading yang dipajang dengan mencolok di lorong-lorong depan kelas masing-masing. Hal ini tidak hanya memberikan visibilitas dan apresiasi lebih besar tetapi juga memperindah suasana koridor. Aktivitas ini menekankan pentingnya komunikasi visual dalam menyebarkan kesadaran lingkungan dan mendorong siswa untuk berpikir kritis dan bekerja sama sebagai tim.
Pada hari Kamis, siswa berpartisipasi dalam aktivitas biopori dan pemilahan sampah di bawah bimbingan guru. Mereka menggali lubang biopori di sekitar sekolah untuk meningkatkan penyerapan air tanah dan mengurangi genangan air. Selain itu, mereka mengategorikan sampah menjadi organik, anorganik, dan kaca/logam serta mengecat tempat sampah sesuai kategori tersebut. Setiap tempat sampah dicat dengan warna-warna spesifik yang mewakili jenis sampah, sehingga memudahkan komunitas sekolah dalam memilah sampah dengan benar. Siswa diberikan panduan langkah demi langkah dalam menggali lubang biopori dengan benar dan belajar tentang peran biopori dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Aktivitas ini memperdalam pemahaman siswa tentang pengelolaan sampah yang efektif dan menekankan pentingnya pengurangan polusi.
Pada hari Jumat, kegiatan difokuskan pada penanaman tanaman hijau dan pembuatan label tanaman. Siswa bekerja dalam tim untuk menanam bibit di pot yang telah dibuat sebelumnya, menyiraminya, dan meletakkannya di area yang telah ditentukan di sekitar sekolah. Mereka juga mendesain label tanaman yang kreatif dan informatif berisi nama tanaman dan manfaatnya. Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi, di mana siswa mendokumentasikan pengalaman mereka dan mengusulkan rencana tindakan untuk melanjutkan upaya lingkungan. Proses refleksi ini memungkinkan siswa mengevaluasi partisipasi mereka dan menyadari tanggung jawab mereka dalam menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Label tanaman tidak hanya menambah keindahan visual tanaman tetapi juga mendidik komunitas sekolah tentang pentingnya tanaman.
Pada hari Senin, 16 Desember 2024, program dilanjutkan dengan pembuatan komitmen sekolah yang dilaksanakan di aula sekolah. Dalam sesi ini, siswa secara kolektif merumuskan komitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Proses ini diawali dengan brainstorming ide-ide terbaik dari setiap kelas, yang kemudian dirangkum menjadi tiga pernyataan komitmen utama. Pernyataan tersebut berfokus pada menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik, dan melestarikan lingkungan sekolah. Sesi ini menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dan kepemilikan di antara siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah lingkungan. Acara ini diakhiri dengan pemberian hadiah secara simbolis oleh Kepala Sekolah SMP, Ibu Sisilia Juni Arianti, untuk mengakui dan menghargai kreativitas serta partisipasi aktif siswa. Pembuatan komitmen sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk menyuarakan aspirasi mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Sesi ini juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya peran individu dan kelompok dalam menciptakan perubahan positif. Pemberian hadiah memberikan motivasi tambahan bagi siswa untuk terus berinovasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan.
Secara keseluruhan, program Adiwiyata berjalan dengan sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. Aktivitas seperti poster, papan mading, pot daur ulang, lubang biopori, dan label tanaman diselesaikan dengan kreatif dan efektif. Umpan balik dari siswa dan guru menyoroti bahwa program ini tidak hanya edukatif tetapi juga menyenangkan, memupuk kesadaran lingkungan, kreativitas, dan kerja sama tim. Program ini diharapkan menjadi dasar untuk membangun budaya peduli lingkungan di Sekolah Harapan Bangsa. Melalui inisiatif ini, siswa didorong untuk menjadi agen perubahan lingkungan baik di sekolah maupun di komunitas yang lebih luas. Keberhasilan program ini mencerminkan kerja sama yang kuat antara siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah.





WhatsApp us