On Wednesday December 16, 2015, Harapan Bangsa School held a Christmas donation program that was attended by students and parents of Sekolah Harapan Bangsa Modernhill, Preschool and
Primary students. The Christmas event was attended not only by Christian students but students of all faiths ( Islam, Buddhist, Hindu and Catholic students too). This Christmas event ran smoothly and received a warm welcome by the audience, especially the cuteness of kindergarten student’s enthusiasm while primary school students sung “Rudolf” as a choir. We also invited children from ATMABRATA floating school who live in Tanjung Priok, North Jakarta.
This year we invited a Brother Petrus Partono pss. who read a passage taken from the scripture taken from Luke 7: 23-24, “Go and tell John what you have seen and heard: the blind see, the lame walk, lepers are cleansed, the deaf hear, the dead are raised, and the poor have good news. 7:23 And blessed are those who do not become disappointed and reject me.”
In contemplation the Brother conveyed the message of the spirit of Christmas. The Christmas spirit is born not for Christians alone but for all the people who are not Christians. Every person is born equal. Both have the ability to achieve success. People who are considered to be less fortunate and not capable will have difficulty succeeding. The children at our school are children who can succeed. Aim for success for yourself, for your parents and for the nation and as the school's name states the expectations of the school. You all must have a passion to succeed. You are the hope of the nation according to the name of this school that is Sekolah Harapan Bangsa. The Brother then ended the sermon by saying, let us call out together, “I want to, I can, I can, I can, I will succeed.”
The event ended with the presentation of donations from Sekolah Harapan Bangsa students to the children from ATMABRATA. ATMABRATA means Soul Silence. The students go to school like other children. What sets them apart is their school is above sea level and beyond. Their parents are fishermen and sea laborers. They pay Rp. 5,000 per month in school fees. The children are cared for by ATMABRATA which is managed by Brother Peter Partono pss. There are 378 children, about 150 primary school children and some 96 elderly dependents who are cared for by ATMABRATA.
The event ended with a prayer by Brother Peter Partono pss. who reminded us to always be grateful for the gift / gift from God. We all felt the true meaning of Christmas that is to care and willing to share with others in accordance with our understanding. Hopefully it will be a blessing for students of Sekolah Harapan Bangsa. Amen.
By Ms. Retha[:zh]
2015年12月16日星期三民望学校现代山庄举行了圣诞捐款活动。本校幼儿园和小学生们跟他们的父母参加了这次活动,不只是基督教的学生,所有的学生都参加了这次活动。节目进展得很顺利,表演也很精彩,观众看了都给出热烈的掌声。幼儿园学生的表演很可爱,还有小学生合唱了鲁道夫歌,学校还邀请了ATMABRATA的学生来参加这次活动。
ATMABRATA负责人Petrus Partono pss修士为本节目讲述圣诞节的意义。修士特别提到每个人生下来都是一样的、都拥有创造成功的能力。他们的成功是家人的骄傲。
节目结束后,民望学校的学生把捐款交给ATMABRATA的学生,ATMABRATA的意思是沉默的灵魂,ATMABRATA的孩子们跟其他孩子一样去学校,只是他们的学校在海上。他们父母的工作是渔民或是海工,孩子们的学费每个月有五千盾,这些孩子都在Petrus Partono pss修士处理的学校学习,幼儿园有378个学生,小学有150个学生,还有97位老人.
圣诞捐款活动最后,Petrus Partono pss修士跟我们一起祈祷,他提醒我们要感谢上帝的恩典,让我们感受到圣诞的真正意义。希望民望学校学生所做的事能够给接受它的人带来幸福。[:id]
Pada hari Rabu tanggal 16 Desember 2015, Sekolah Harapan Bangsa mengadakan acara Natal Donasi yang diikuti oleh seluruh siswa/i dan orang tua/wali siswa TK, SD Harapan Bangsa Modernhill. Acara Natal ini dihadiri oleh seluruh siswa, baik Kristen maupun siswa/i dari agama lain seperti Islam, Buddha, dan Hindu. Secara keseluruhan acara Natal ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan hangat dari para penonton terutama saat menyaksikan penampilan dari siswa/i TK yang lucu dan menggemaskan dan penampilan paduan suara siswa/i SD yang menyanyikan lagu Rudolf. Kami juga mengundang anak-anak dari sekolah Apung ATMABRATA yang tinggal di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Acara Natal donasi tahun ini mengundang seorang biarawan Katolik yaitu Bruder Petrus Partono pss. Dalam renungannya yang diambil dari Kitab Lukas 7:23-24 dikatakan; “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. 7:23 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”
Dalam renungannya Bruder menyampaikan satu pesan Natal yaitu semangat natal lahir bukan hanya untuk orang-orang Kristen saja, melainkan juga untuk semua orang. Setiap orang itu dilahirkan sama, mereka sama-sama memiliki kemampuan untuk meraih kesuksesan. Orang yang miskin dan tidak mampu belum tentu tidak berhasil. Anak-anak di Sekolah Harapan Bangsa adalah anak-anak yang bisa sukses. Sukses untuk diri sendiri, untuk orang tua serta untuk bangsa dan negara seperti yang diharapkan oleh kita semua. Mereka semua harus memiliki semangat untuk berhasil sesuai dengan nama sekolah ini yaitu Sekolah Harapan Bangsa. Kemudian Bruder menutup renungan tersebut dengan berkata; “Mari kita berseru bersama-sama, Saya mau, saya mampu, saya sanggup, saya pasti bisa, saya pasti sukses.”
Acara Natal Donasi ini lalu diakhiri dengan penyerahan donasi oleh siswa/i Harapan Bangsa kepada anak-anak sekolah apung ATMABRATA. ATMABRATA mengandung arti Jiwa yang Hening. Sekilas cerita tentang anak-anak ATMABRATA ini. Mereka adalah anak-anak yang pergi ke sekolah sama seperti anak-anak lain. Yang membedakan mereka adalah sekolah mereka berada di atas air laut dan sekitarnya. Oleh karena itulah sekolah mereka disebut sekolah apung. Pekerjaan orang tua mereka adalah sebagai nelayan dan buruh laut. SPP mereka Rp 5.000 per bulan. Mereka adalah anak- anak yang diasuh oleh Bruder Petrus Partono pss. Anak yang berusia TK berjumlah 378 anak, SD berjumlah 150 anak dan lansia (lanjut usia) ATMABRATA berjumlah 97 orang.
Acara ini kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bruder Petrus Partono pss. Dalam doanya Bruder tersebut mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas anugerah/pemberian Tuhan. Beliau juga mengatakan bahwa semua orang yang hadir merasakan makna sesungguhnya dari Natal yaitu rasa peduli dan keinginan untuk berbagi dengan sesama sesuai dengan yang diajarkan dalam agama Kristiani. Semoga apa yang dilakukan oleh siswa/i di Sekolah Harapan Bangsa dapat menjadi berkat bagi semua anak yang menerima bantuan dalam acara ini. Amin.
Oleh Ms. Retha[:]
WhatsApp us