[:en]
On Monday 28th March, Sekolah Harapan Bangsa Primary took part in an earthquake simulation.
When the emergency siren sounded it was accompanied by simulated earthquake sounds representing tremors. Teachers asked students to shelter under their desks until the tremors stopped. Students then followed the teacher’s instructions to evacuate the building using the evacuation route to the meeting point on the tennis court.
During this drill we had some visitors from BPBD to observe and evaluate our emergency preparation. They helped with simulation of the evacuation if victims to demonstrate to students the risks and importance of being prepared.
After the simulation students listened to a presentation from BPBD about how prepare for a disaster.
Here are some of the tips we learnt;
Plan an evacuation route and meeting point for your home.
Prepare and emergency pack containing a flash light, fresh water and a first aid kit.
Secure heavy furniture to avoid it falling.
Remain calm.
When an earthquake occurs take cover under a table or other heavy furniture.
When the tremors stop, evacuate building, protect your head with a bag or similar object.
Turn off the power supply.
Go to the designated meeting point.
By teaching students how to prepare for an emergency we hope they can stay safe if they ever find themselves in an emergency situation.[:zh]
2016年3月28日星期一,现代山庄民望学校举办了地震演习。当警铃响起时,表示发生了地震。老师们纷纷请学生们藏到桌子底下直到震动停止。随后,学生们按照老师的指令的路线撤离到安全的地方。
本次地震演习我们也邀请到了地震防护团队来指导我们有关于地震的准备工作,以及对这次地震防护演习不足地方的检讨。
地震演习活动解说后,学生们聚集在大厅里聆听地震防护团队为我们学生们准备的预防灾害前的工作的小讲座。以下是我们学生学习到的知识:
希望藉由地震演习活动让学生们在遇到真正灾害时能够安全地脱离险境。[:id]
Hari Senin 28 Maret, SD Sekolah Harapan Bangsa melaksanakan simulasi gempa bumi.
Ketika sirene dan suara simulasi gempa bumi serta “suara getaran” gempa bumi berbunyi, para guru memberi aba-aba kepada para siswa untuk melindungi diri dibawah meja masing-masing di dalam kelas sampai “suara geterannya” berhenti. Lalu para siswa mengikuti perintah guru untuk beranjak meninggalkan gedung sekolah mengikuti jalur darurat sampai tempat berkumpul yang berada di lapangan tennis.
Pada simulasi ini kami mendatangkan petugas dari BPBD untuk mengobservasi dan mengevaluasi persiapan keadaan darurat di sekolah. Mereka membantu simulasi evakuasi korban dengan memberi contoh kepada siswa dengan cara demonstrasi.
Sesudah simulasi selesai, para siswa mendengarkan sebuah presentasi dari BPBD tentang cara persiapan bencana.
Ini adalah saran dan informasi yang kami dapatkan;
Siapkan jalur evakuasi dan titik kumpul di sekolah dan rumah.
Siapkan tas darurat lengkap dengan senter, air minum dan P3K.
Pastikan perabot berat dikunci dengan kuat supaya tidak jatuh.
Tetap tenang.
Ketika gempa bumi terjadi lindungi diri dibawah meja atau perabot berat yang lain.
Ketika getaran berhenti, tinggalkan gedung, lindungi kepala dengan tas atau benda serupa.
Matikan sumber listrik.
Pergi ke titik kumpul.
Kami berharap melalui simulasi ini para siswa dapat melakukan penyelamatan diri jika terjadi situasi darurat.[:]
WhatsApp us