[:en]


Students of grade 1 to 3 are kids with ages among 6 to 9 years old. According to Piaget, kids in these ages are in a transition phase from pre-operational to concrete operational, which means kids in these ages should able to take care of theirselves and have less ego while learning how to socialize with their peer groups.
Therefore, on Friday, September 14th 2018, the school counsellor held a seminar with the theme “Aku Bisa, Aku Hebat” and Mrs.Debora Basaria, M.Psi, Psikolog as the speaker. This seminar aims to help and support students fulfilling their development task and function for self sufficient and social skill.
By this seminar, the speaker delivered us some points below:
Self sufficient in school and at home
Chores are perhaps the easiest and most important way to teach students to be responsible and self-sufficient. A simple chore, such as tadying the class, might seem easy and straight forward to you, but for a child it might be confusing or overwhelming.
Parents or teachers should give the children age-appropriate responsibilities around the house and school, break them down into small, easy-to-understand steps. For example, instead of telling them to tidy up their room, a non-specific task that might frustrate them, parents and teachers can give them exact instructions, such as putting all of their toys in the toy bin. If the time to do the task is overwhelming, try using a kitchen timer to complete it in smaller increments. Finding ways to make a task easier or more enjoyable will encourage students to get it done.
Emotion control in socialization
Most of Elementary school teachers reported that it is hard to teach children who are not interested in learning, lack confidence in their own abilities, and have trouble cooperating and controlling themselves. Intellectual skills are less of a problem because they are more easily solved. To succeed in school, children need a sense of personal well-being that is created from stable, caring relationships at home and in school in the early years.
The best way to help children develop these skills is to offer them a balance of “child choice time,” such as free play, and time to be in small groups when they’re asked to work together. Children learn important social and emotional skills when they have to solve problems that arise in play with others. With the guidance and support of the teachers and parents, children can face these problems and learn the skills needed to be successful in school and in life.
Hopefully, this seminar would help students to reach their self sufficient both in school or house and they are able to socialize nicely with their peer groups or even adult.
[:zh]


1至2年级的学生是年龄在6至9岁之间的孩子。根据皮亚杰的说法,这些年龄段的孩子正处于从预操作到具体操作的过渡阶段,这意味着这些年龄段的孩子应该能够学习如何与同龄人群体交往,同时能够照顾自己并约束自我。
因此,在2018年9月14日星期五,学校辅导员举办了讲座,主题为“我可以,我很棒”由Debora Basaria,M.Psi,Psikolog女士的讲座。讲座旨在帮助和支持学生完成自己的任务和充分的社交技能。
通过这次讲座,演讲者强调了几件事,即:
1.学生独立
在培养学生的责任和独立性时,提供最简单的任务是一件重要的事情。例如,布置任务“收拾你的东西”可能会让学生感到困惑或者可能不堪重负。
家长或老师应该让孩子在学校和学校周围做出与年龄相适应的责任,将其分解为小而易于理解的步骤。父母和老师可以向他们提供准确的指示,例如,“请把玩具放在玩具箱中”而不是说“整理你的房间”。对于不特定的,散漫的,模棱两可的指示让他们感到困惑,因此完不成任务(培养他们的责任和独立性)。
2.控制社交中的情绪
大多数小学教师报告说,很难教育对学习不感兴趣的孩子,对自己的能力缺乏信心,不太能融合得很好,并一直没能控制住自己的情绪。
因此,孩子在这个年龄还需要父母的正确指导,教师和家长的辅导,因为他们仍然需要大量有关的知识,良好的信息,正确与不正确的信息会影响他们个性形成。
随着本次讲座圆满结束,预计1年级到三年级的学生都可以独立在任何地方无论是在学校和家庭环境,能与朋友们更好地进行社交活动。
[:id]


Siswa kelas 1 (satu) sampai kelas 2 (dua) merupakan kelas dengan rentang umur 6 (enam) sampai dengan 9 (sembilan) tahun. Menurut fase perkembangan dari Piaget, anak pada usia 6-9 tahun ini merupakan masa peralihan dari fase pra-operasional ke operasional kongkrit, artinya anak pada usia ini seharusnya sudah belajar mandiri untuk mampu mengurus dirinya sendiri, sifat egosentrisnya berkurang dan tahap belajar untuk bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan termasuk didalamnya kemampuan bersosialisi dengan temannya.
Oleh karena itu, pada hari Jumat, 14 September saya sebagai counselor mengadakan seminar untuk membantu anak-anak dalam memenuhi tugas dan fungsi perkembangan tersebut untuk mendukung kemandirian anak dan kemampuan sosial mereka dengan tema “AKU BISA, AKU HEBAT” oleh pembicara ibu Debora Basaria, M.Psi, Psikolog.
Melalui seminar ini pembicara menekankan beberapa hal, yaitu:
Kemandirian siswa
Memberikan tugas yang paling mudah merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam melatih tanggung jawab dan kemandirian siswa. Misalnya dengan memberikan tugas, seperti “rapikan barang-barangmu” mungkin akan membuat siswa kebingungan atau mungkin kewalahan.
Jadi memberikan tanggung jawab kepada anak-anak, baik itu di sekolah maupun di rumah dengan instruksi-instruksi yang detail dan mudah dipahami akan sangat membantu. Misalnya, daripada mengatakan “rapikan kamarmu” lebih baik memberikan perintah yang sangat detail seperti “tolong, masukkan mainan ketempatnya setelah selesai bermain”, sebab perintah yang tidak specific, bertele-tele dan tidak jelas bisa membuat mereka kebingungan dan gagal dalam tujuan tugas tersebut yaitu melatih tanggung jawab dan kemandirian mereka.
Kontrol emosi dalam sosial
Kebanyakan guru-guru yang mengajar siswa SD kelas 1-3 melaporkan bahwa mereka cukup kewalahan untuk menghadapi anak dalam masalah ketidak-tertarikan belajar, kurang percaya diri terhadap kemampuannya, kurang mampu berbaur dengan baik dan belum mampu mengontrol emosinya.
Oleh karena itu, anak-anak dalam usia ini masih sangat memerlukan bimbingan orang tua baik itu guru maupun orang tuanya di rumah, karena mereka masih perlu banyak sekali informasi tentang pengetahuan yang baik dan yang kurang baik dalam pembentukan karakter mereka.
Dengan diadakannya seminar ini, diharapkan supaya siswa-siswi kelas 1 sampai dengan kelas 3 bisa lebih mandiri di mana saja baik itu di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah dan mampu bersosialisi dengan temannya lebih baik lagi.
[:]
WhatsApp us