Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting bagi orang Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama (Hanzi: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh (十五暝 元宵節) pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama). Malam Tahun Baru Imlek dikenal sebagai Chúxī (除夕) yang mengandung arti “malam pergantian tahun”.
Menurut legenda dahulu kala, Nián (年) adalah seekor raksasa pemakan manusia yang berasal dari pegunungan yang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak, dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri, para penduduk meletakkan makanan di depan pintu mereka rumahnya pada awal tahun. Dengan melakukan hal itu, masyarakat Tionghoa pada waktu itu percaya bahwa bila Nian memakan makanan yang telah mereka siapkan di depan pintu mereka, maka ia tidak akan menyerang atau mencuri ternak maupun hasil panen mereka.
Pada suatu waktu, penduduk melihat Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Sejak saat itu, Nian tidak pernah lagi datang ke desa mereka. Nian pada akhirnya ditangkap oleh 鸿钧老祖 atau 鸿钧天尊 Hongjun Laozu, dewa Taoisme dalam kisah Fengsheng Yanyi, dan dijadikan kendaraan Honjun Laozu. Penduduk saat itu kemudian mempercayai bahwa Nian takut pada warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk desa setempat akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas merah di atas jendela dan pintu. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Adat istiadat pengusiran Nian ini kemudian berkembang menjadi perayaan tahun baru. Guò nián (Hanzi tradisional: 過年; Hanzi: 过年), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah diartikan sebagai hari “mengusir nian.”
Pergantian tahun dalam kalender China ini juga menandai bergantinya Shio Naga Kayu menjadi Shio Ular Kayu, dimana ular dikenal sebagai makhluk yang cerdas dan penuh misteri. Tahun 2025 merupakan waktu untuk berpikir strategis, mengatur ulang prioritas, dan membuat keputusan yang matang. Tahun Ular Kayu juga mendorong perlindungan dan keamanan, baik di lingkungan pribadi maupun profesional.
Di tahun 2025 ini. acara Tahun Baru Imlek 2576 di SD Harapan Bangsa Modernhill diadakan pada hari Senin, 3 Februari 2025 yang bertempat di aula Gedung SHB 5. Perayaan Imlek ini diikuti oleh siswa/i TK dan SD Harapan Bangsa Modernhill. Kepala sekolah, guru, dan siswa mengenakan pakaian berwarna merah dan dimeriahkan oleh penampilan siswa/i yang naik ke atas panggung, dilengkapi dengan properti dan aksesoris yang menarik. Semua siswa/i ikut bernyanyi dan membuat suasana menjadi semakin meriah. Pada akhir acara, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, siswa/i SMP/SMA Harapan Bangsa Modernhill mempersembahkan pertunjukan Barongsai. Selama atraksi Barongsai berlangsung, semua penonton, terutama siswa/i TK-SD Harapan Bangsa sangat antusias untuk menyaksikan dan menikmati atraksi dari Tim Barongsai SMP/SMA. Siswa/I TK-SD berbondong-bondong mendekati dan menghampiri pemain barongsai untuk memberikan Angpao yang sudah mereka persiapkan dari rumah. Setelah itu,seluruh siswa/i TK-SD kembali ke kelasnya masing-masing untuk menerima hadiah (goodie bag) yang telah dipersiapkan oleh sekolah. Kemudian mereka pulang dengan gembira dengan membawa mie, kue keranjang, jeruk, dan souvenir berupa mainan (Barongsai) yang dapat mereka mainkan di rumah. Selamat Tahun Baru Imlek 2576! Semoga Tahun Ular Kayu ini membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi kita semua ini serta membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi semua orang.
WhatsApp us