Festival Musim Semi, yang biasa dikenal sebagai “Tahun Baru China,” dengan nama tradisional Tahun Baru, Tahun Besar, dan Tahun Baru, juga disebut “melewati tahun,” “merayakan Tahun Baru,” atau “merayakan Festival Musim Semi” dalam bahasa sehari-hari. Ini adalah festival tradisional terbesar bagi bangsa Tionghoa. Festival Musim Semi berasal dari kegiatan pemujaan terhadap dewa dan leluhur pada pergantian tahun pada masa Dinasti Shang. Ini adalah festival tradisional tertua, terbesar, dan paling penting di Tiongkok.
Pada 3 Februari 2025, Taman Kanak-kanak dan Sekolah Harapan Bangsa mengadakan acara perayaan untuk Festival Musim Semi. Tema tahun ini adalah “Tahun Ular Kayu: Kemajuan yang Tangguh.” Acara ini diadakan di Gedung Fasilitas SHB 5 pada pukul 09:00 pagi. Sebelum acara dimulai, setiap kelas berfoto bersama. Acara dimulai pada pukul 09:00 dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan kepala sekolah taman kanak-kanak, Ibu Neneng, yang memberikan ucapan selamat Tahun Baru kepada semua tamu. Kemudian, Ibu Melany sebagai perwakilan dari Yayasan, memberikan sambutan. Setelah itu, acara-acara Festival Musim Semi dimulai. Pertunjukan pertama adalah tarian singa, lalu setiap kelas di taman kanak-kanak menyiapkan pertunjukan mereka masing-masing untuk festival tersebut. Ada tujuh pertunjukan secara keseluruhan, dengan tiga dari taman kanak-kanak: lagu dan tarian “Anak Lucu Menyambut Tahun Baru” dari kelas kecil dan kelas balita, pertunjukan yang dibagi berdasarkan jenis kelamin dari kelas TKA (perempuan menampilkan tarian payung, dan laki-laki menampilkan kung fu), serta tarian kipas “Bunga Melati,” pertunjukan drum, dan pengajaran “Aturan Murid” dari kelas TKB. Terakhir, ada lagi pertunjukan tarian singa Barongsai, dan wali kelas masing-masing membagikan amplop merah dan paket hadiah kepada para siswa. Acara ini selesai dengan sukses pada pukul 12:00 siang
WhatsApp us