[:en]Mastering the Mandarin language and learning the Chinese culture has become one of the means of enriching intellectual ability, especially in addressing the development of globalization. Foreign language skills serve as a preparation for improving competence in entering the era of globalization. The awareness of that has made many Indonesian students interested in learning Mandarin, especially now that Mandarin has become the second international language after English
Harapan Bangsa School, Tangerang- Indonesia held a study tour to China (Gui Zhou-Guiyang) on 15 – 28 December 2017. The event was attended by 12 Modernland students, 10 Modernhill students and 2 companion teachers. In the program supported by the PRC government, the event was also participated by participants from several countries, namely: Indonesia (Tangerang, Jakarta, Palembang), Malaysia and Australia.
In this winter camp, located in Gui Zhou University, students are taught basic Mandarin lessons, the Chinese culture, calligraphy, literature classes which include learning to read poetry and understanding the meaning of the poem, Mandarin songs, painting using ink with the help of straws, the art of cutting paper according to their zodiac, followed by learning martial arts wushu in the afternoon.
Calligraphy by Sacca & Stanley, students of Sekolah Harapan Bangsa, Modernland
The result of writing calligraphy by Sekolah Harapan Bangsa’s students
Cutting paper Artwork
Learning Wushu martial art
Aside from indoor activities, students are also invited to visit historical places, a visit to the planetarium, a Geopark museum where there are fossils of ancient living beings who lived before dinosaurs, a visit to the Miao tribe's craft museum, making an instrument made of clay shaped like animals according to each student's zodiac, which has a small hole for us to blow in to use as a whistle, visiting the Huangguoshu waterfall, watching the musical performances of the Miao tribe, and visiting the tribe's original home Miao tribe.
This winter camp program is held in order for students to improve their Mandarin skills and recognition of Chinese culture and motivate them to continue to learn Mandarin and add international insight to be able to enter the world of globalization.[:zh]掌握中文及对中国文化的了解已经成为知识增长的重要途径,为面对全球化发展做好充分准备。掌握外语就是为了面对全球化的竞争。这使许多印度尼西亚学生有兴趣学习中文。除了英文外,中文已经成为国际第二语言。
于2017年12月15日至28日,印度尼西亚丹格朗市的民望学校学生参加了中国贵州贵阳冬令营。参加者包括12名来自现代城(Modernland)民望学校学生,10名来自现代山庄(Modernhill)民望学校学生以及2名陪同老师。在中华人民共和国政府的支持下,来自印度尼西亚(丹格朗,雅加达,巨港),马来西亚和澳大利亚等国家的代表也参加了此次活动。
本次的冬令营于贵州大学开展,学生们参加了中文基础班,学习中国文化,书法及文学课程。包括学习诗歌及了解诗歌的含义。学习中文歌曲,使用吸管绘画,根据他们的生肖学习剪纸艺术。午后,学习武术。
现代城(Modernland)民望学校的Sacca同学及Stanley同学使用毛笔写书法
民望学校学生的书法作品
民望学校学生的剪纸艺术作品
民望学校学生学习武术
除了室内活动外,学生们也参观了历史古迹, 参观天文馆,地质公园博物馆。在该博物馆里能够观赏到恐龙时期的古代生物化石。除此之外,还参观了苗族的手工艺博物馆,根据学生们的生肖使用粘土制作管制乐器。参观黄果树瀑布,观赏苗族的音乐表演以及参观苗族的传统住房。
通过本次的冬令营,希望学生们能够提升他们的中文水平及加强他们对中国文化的了解。并鼓励他们要一直努力学习中文及为全球化的发展做好充分的准备,增强学生的国际视野。[:id]Penguasaan bahasa Mandarin dan pengenalan budaya China telah menjadi salah satu sarana memperkaya kemampuan intelektual terutama menyikapi perkembangan eraglobalisasi. Kemampuan berbahasa asing dijadikan sebagai suatu persiapan demi meningkatkan kompetensi saat memasuki eraglobalisasi, Kesadaran itu membuat banyak siswa-siswi Indonesia tertarik belajar bahasa mandarin, apalagi bahasa Mandarin sekarang telah menjadi bahasa Internasional kedua setelah bahasa Inggris.
SEKOLAH HARAPAN BANGSA, TANGERANG-INDONESIA mengadakan study tour ke China (Gui Zhou – Guiyang) pada 15 – 28 desember 2017. Kegiatan diikuti oleh 12 siswa modernland, 10 siswa modernhill dan 2 guru pendamping. Dalam program yang didukung oleh pemerintah RRC ini kegiatan diikuti juga oleh peserta dari beberapa negara yaitu: Indonesia
(Tangerang, Jakarta, Palembang), Malaysia dan Australia.
Dalam kegiatan winter camp ini yg berlokasi di Gui zhou University, siswa-siswi diajarkan dasar pelajaran Bahasa Mandarin, belajar kebudayaan china, kaligrafi, kelas sastra yg meliputi belajar membaca puisi dan memahami arti puisi tersebut. belajar lagu mandarin, melukis menggunakan tinta dengan bantuan sedotan, belajar seni menggunting kertas sesuai shio masing-masing, dilanjutkan dengan belajar seni bela diri Wushu pada sore harinya.
Tulisan kaligrafi oleh Sacca & Stanley siswa Modernland
Hasil menulis kaligrafi oleh siswa-siswi Sekolah Harapan Bangsa
Hasil karya seni menggunting kertas
Belajar seni bela diri Wushu
Selain di dalam ruangan siswa-siswi juga diajak mengunjungi tempat – tempat bersejarah, kunjungan ke planetarium, museum geopark dimana disana terdapat fossil makhluk hidup zaman dahulu yg hidup sebelum dinosaurus, kunjungan ke museum kerajinan tangan suku miao, membuat alat musik tiup yg terbuat dari tanah lihat berbentuk hewan sesuai shio masing-masing siswa yang memiliki lubang saluran kecil untuk di tiup, mengunjungi air terjun Huangguoshu, menyaksikan pertunjukan alat musik dari suku Miao, dan mengunjungi rumah asli suku Mioa.
Program winter camp ini diadakan Agar siswa- siswi dapat meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin serta pengenalan terhadap budaya China dan Memotivasi mereka untuk terus belajar bahasa mandarin dan menambah wawasan Internasional sehingga mampu menjadi bekal memasuki dunia eraglobalisasi.[:]
WhatsApp us