[:en]August 17th has became a historical day for the people of Indonesia. Besides being celebrated as Independence Day, that date is often enlivened by various competitions and events. This year, Sekolah Harapan Bangsa held Culture Day and Riungan events. Sekolah Harapan Bangsa School was expected that students would be able to participate and get to know the Indonesian culture, especially Javanese culture.
The highlight of the 72nd Indonesian Anniversary on Monday, 20 August 2018 was marked by the commemoration ceremony of the Indonesian Independence Proclamation. At the ceremony, the students were very enthusiastic and solemn in carrying out the flag ceremony. Unlike usual, all the ceremony participants, the students and teachers wear traditional attire from Banten, West Java, DKI Jakarta, Central Java, Yogyakarta and East Java provinces. The musical instrument that accompanies the choir also gives a very stunning appearance.
At the culture day, all students from grade 7 to 12 participated in the entire series of events. The students were divided according to their class, each class represented each region in Java. Grade 7 represented Banten province, grade 8 represented DKI Jakarta province, grade 9 represented East Java province, grade 10 represented Central Java province, grade 11 represented Yogyakarta and grade 12 represented West Java province. Each class featured a display booth consisting of posters, provincial maps, clothing/fabrics and traditional tools, traditional foods from each region and cultural presentations.
The event was opened with a performance of contemporary Jaipong traditional dance by students, and continued with a traditional clothing parade by each representative accompanied by national and traditional songs. The audience were welcomed the opening performance with great fanfare. The main event took place with the first performance of grade 12 representatives and followed by other classes. On the main event, class representatives gave cultural presentations based on their chosen province. Not only presenting through power point, but each class also showed traditional performances, such as: traditional dance, traditional songs and played traditional musical instruments.
The next event is riungan, the students prepared traditional dishes and decorated the dish in such a way. The students are assisted by their homerooms and parent representatives. Then followed by ‘riungan ’having lunch with the dish they served.
At the closing ceremony, the committee announced the winners of the culture day and riungan, the first place of culture day was won by the 11th grade and was followed by the second winner from grade 12 , while the third winner was grade 10 and the fourth winner was grade 8. For the best decoration in riungan was grade 7 and the second was grade 10.The third place was grade 12 and the fourth place was grade 9.
All event activities went very smoothly and the participants were very enthusiastic to follow the series of events from beginning to end. This could be seen from the preparation of the students a few days before the event started and after the event was over. With the completion of the entire series of events, it is expected that the students of Sekolah Harapan Bangsa can embed and not forget the noble values of the heroes and Indonesian culture.[:zh]
[:id]
Tanggal 17 Agustus menjadi hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Selain diperingati sebagai Hari Kemerdekaan, tanggal itu juga kerap dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan acara. Tahun ini Sekolah Harapan Bangsa mengadakan acara Culture Day dan Riungan. Hal ini dikarenakan Sekolah Harapan Bangsa ingin agar siswa-siswi dapat berpartisipasi dan mengenal Budaya Indonesia, terutama budaya Jawa.
Kegiatan puncak HUT RI ke- 73 pada hari Senin, tanggal 20 Agustus 2018 ditandai dengan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Pada kegiatan upacara tersebut, siswa-siswi Sekolah Harapan Bangsa sangat antusias dan khidmat dalam melaksanakan upacara bendera. Tidak seperti biasanya, seluruh peserta upacara, yaitu siswa-siswi beserta jajaran guru Sekolah Harapan Bangsa memakai pakaian tradisional dari Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY Jogjakarta, dan Jawa Timur. Permainan instrumen musik yang mengiring paduan suara juga memberikan penampilan yang sangat memukau.
Di acara Culture Day, seluruh siswa-siswi Sekolah Harapan Bangsa dari kelas 7 sampai kelas 12 berpartisipasi di seluruh rangkaian acara. Pada acara tersebut, siswa-siswi dibagi berdasarkan kelas mereka, setiap kelas mewakili tiap–tiap daerah yang ada di pulau Jawa, kelas 7 mewakili daerah Provinsi Banten, kelas 8 mewakili provinsi DKI Jakarta, kelas 9 mewakili Provinsi Jawa Timur, kelas 10 mewakili Provinsi Jawa Tengah, kelas 11 mewakili Provinsi DIY Jogjakarta dan kelas 12 mewakili Provinsi Jawa Barat. Setiap kelas menampilkan booth display yang terdiri atas poster, peta provinsi, pakaian/kain dan alat-alat tradisional, makanan tradisional dari masing-masing daerah dan presentasi kebudayaan.
Acara dibuka dengan penampilan tari tradisional kontemporer Jaipong oleh siswi Sekolah Harapan Bangsa, dan dilanjutkan dengan parade pakaian tradisional oleh masing-masing perwakilan diiringi dengan lagu-lagu kebangsaan dan tradisional. Para penonton pun menyambut penampilan pembuka dengan sangat meriah. Acara inti pun berlangsung dengan penampilan pertama dari perwakilan kelas 12 dan diikuti oleh kelas lainnya. Pada acara inti, para perwakilan kelas memberikan presentasi kebudayaan berdasarkan daerah yang mereka pilih. Tidak hanya mempresentasikan dengan PowerPoint, tetapi tiap-tiap kelas pun menujukkan penampilan tradisional, seperti tarian tradisional, lagu tradisional serta memainkan alat musik tradisional.
Acara berikutnya yaitu riungan, para siswa-siswi menyiapkan hidangan tradisional dan menghias hidangan tersebut dengan sedemikian rupa. Para siswa-siswi dibantu oleh wali kelas mereka dan perwakilan orang tua. Kemudian diikuti dengan ‘riungan’ makan siang bersama hidangan yang mereka sajikan tersebut.
Di acara penutup, panitia mengumumkan pemenang acara Culture Day dan riungan. Juara pertama Culture Day adalah kelas 11, pemenang kedua adalah kelas 12 , sementara itu juara ke tiga dimenangkan oleh kelas 8, dan juara ke 4 kelas 10. Untuk acara riungan hiasan riungan terbaik diraih kelas 7 dan yang kedua kelas 10, juara ke tiga dimenangkan oleh kelas 11, dan juara ke empat kelas 9.
Seluruh kegiatan acara berjalan dengan sangat lancar dan para peserta sangat antusias mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir. Hal tersebut dapat dilihat dari persiapan para siswa-siswi beberapa hari sebelum acara dimulai dan setelah acara selesai. Dengan selesainya seluruh rangkaian acara, diharapkan agar siswa-siswi Sekolah Harapan Bangsa dapat menanamkan dan tidak melupakan nilai-nilai luhur para pahlawan dan budaya Indonesia.[:]
WhatsApp us