Pada tanggal 31 Oktober, saya dan teman saya, Bertha, turut serta dalam kompetisi storytelling di BPK Penabur Modernland. Kami telah melakukan latihan intensif selama satu minggu sebelum pelaksanaan acara. Tema yang ditentukan adalah dongeng, dan saya memilih cerita Beauty and the Beast, yang juga saya presentasikan pada saat kelulusan taman kanak-kanak.

Seminggu sebelum lomba, saya menonton ulang filmnya dan menulis skrip. Bersama Bertha, kami berlatih setiap hari setelah jam sekolah, dan proses latihan tersebut menjadi sangat menyenangkan. Meskipun kami sering tertawa selama latihan, saya menyadari bahwa guru kami mungkin merasa tertekan. Saya membeli sebuah gaun biru beserta celemek untuk menggambarkan karakter Belle, meskipun saya tidak membeli gaun kuning yang cantik seperti yang dipakainya dalam film karena harganya terlalu mahal.
Seiring berjalannya waktu, lomba semakin mendekat. Saya merasa tertekan karena merasa kurang persiapan, namun guru dan orangtua saya terus memberikan dukungan dan semangat. Saya melakukan latihan setiap hari setelah sekolah dan bahkan hingga malam hari, sehingga akhirnya merasa cukup percaya diri. Saya merasa sangat gugup dan takut pada hari sebelum lomba hingga hampir menangis.
Pada hari lomba, perasaan gugup sangat terasa. Ketika kami tiba di sekolah, detak jantung saya semakin cepat. Kami diminta masuk ke dalam ruangan bersama peserta lainnya. Ketika giliran saya tiba, awalnya saya merasa sangat gugup, tetapi seiring berjalannya waktu, rasa percaya diri tumbuh, dan segalanya berjalan dengan lancar. Saya menerima beberapa komentar dari para juri, yang saya harapkan dapat menjadi bahan untuk perbaikan di masa mendatang. Setelah semua peserta selesai menceritakan ceritanya, kami harus menunggu pengumuman pemenang. Meskipun saya tidak berhasil memenangkan kompetisi, pengalaman ini tetap menjadi momen yang berharga.
Saya sangat menikmati partisipasi dalam kompetisi ini dan belajar banyak dari pengalaman tersebut. Saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan saya di masa yang akan datang. Terima kasih kepada guru, teman-teman, dan orangtua saya yang telah memberikan dukungan sejak awal. Ini adalah pengalaman yang luar biasa dan berharga bagi saya.
WhatsApp us