Penulis: Maureen Anandhita Murti G12
Pada tanggal 11 hingga 12 Juni 2025, OSIS Sekolah Harapan Bangsa menyelenggarakan Buddy Program. Acara ini diperpanjang menjadi dua hari untuk memastikan seluruh kegiatan tidak dilakukan secara tergesa-gesa, karena kesenangan siswa merupakan prioritas utama OSIS.
Selama dua hari pelaksanaan, siswa dari jenjang SMP dan SMA bekerja sama dalam memainkan total enam permainan. Permainan-permainan ini dirancang untuk menumbuhkan kerja sama tim antarsesama anggota kelompok. Adapun permainan yang dilombakan antara lain Water Volley, Pass the Powder, Ball & Straw, Blindfolded Obstacles, Cross the River, dan Capture the Flag. Banyak siswa yang termotivasi untuk memenangkan juara pertama, kedua, atau ketiga, karena tersedia hadiah menarik yang dapat dibagikan di antara anggota tim.
Sekolah Harapan Bangsa dikenal memiliki komunitas yang bersifat kekeluargaan, di mana sebagian besar siswa dapat dengan mudah membangun hubungan yang baik dengan sesama, terlepas dari perbedaan usia maupun jenjang kelas. Namun, hal ini tidak berlaku bagi semua siswa. Sebagian dari mereka memandang perbedaan tingkat kelas sebagai penghalang yang cukup besar, sehingga enggan mengambil inisiatif untuk menjalin hubungan baru dengan siswa dari jenjang lain. Sayangnya, hal ini mencerminkan kurangnya kepercayaan diri atau keterampilan sosial pada diri siswa. Oleh karena itu, Buddy Program dibentuk dengan tujuan utama untuk membangun kepercayaan diri, keterampilan sosial, pemikiran strategis dan logis, serta kecerdasan emosional para siswa. Secara keseluruhan, tujuan ini selaras dengan salah satu visi utama sekolah kami, yaitu pengembangan karakter.
Acara ini mungkin terlihat sederhana, namun permainan-permainan yang dilombakan merupakan cara yang efektif dalam mengatasi berbagai masalah sosial yang dihadapi banyak siswa di sekolah. Keterampilan sosial dan logis yang diasah melalui kegiatan ini sangat berperan penting dalam pertumbuhan pribadi siswa. Jika dibekali dengan kemampuan tersebut, siswa akan lebih siap menghadapi berbagai situasi di masa depan. Terbukti, banyak siswa merasa senang dan menikmati acara ini, meskipun mereka harus bekerja sama dengan orang-orang yang sebelumnya tidak mereka kenal dekat. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan tingkat kelas dapat dikesampingkan dan tidak menjadi hambatan dalam menjalin persahabatan. Ini juga memperlihatkan pentingnya pendekatan yang bersahabat dan tidak memaksa dalam mendorong siswa untuk keluar dari zona nyaman mereka.
Dalam beberapa minggu menjelang acara, OSIS SMP dan SMA bekerja sama dengan para guru dalam mempersiapkan kegiatan ini. Selama pelaksanaan, acara dijalankan dengan dukungan dari guru dan siswa yang bertindak sebagai penanggung jawab (person in charge). Namun, aspek terpenting dari keberhasilan acara ini adalah kerja sama semua siswa yang berpartisipasi secara aktif. Pada akhirnya, kegiatan ini memang diselenggarakan untuk mereka.Buddy Program tahun ini dapat dikatakan berhasil dan sukses dilaksanakan. Meskipun terdapat beberapa kendala selama proses persiapan maupun saat acara berlangsung, kegiatan ini tetap menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi kita semua — sebuah hari di mana pertemanan tercipta dan diperkuat.
WhatsApp us